- Tiket Masuk Per Kepala Diterapkan di Wisata Kalipinusan Poncosumo Sumberwuluh Lumajang
- Pemandian Tirtosari Diperiksa untuk Jaminan Keamanan Wisatawan Menjelang Libur Lebaran
- Penertiban Pedagang di Pasar Pisang Ranuyoso untuk Meningkatkan Kelancaran Lalu Lintas
- Peningkatan Patroli untuk Menghindari Kemacetan dan Kecelakaan Menjelang Lebaran di Lumajang
- Bantuan Renovasi Diberikan untuk Wujudkan Rumah Layak Huni di Lumajang
- Sungai Meluap Akibat Hujan Deras, Puluhan Rumah Terendam di Lumajang
- Mudik Gratis Lebaran 2025 Diselenggarakan oleh Polres dan Pemkab Lumajang
- Kepedulian Sosial Ditekankan Melalui Santunan untuk Yatim dan Santri di Lumajang
- Jembatan sebagai Pendorong Pembangunan Ekonomi
- Kolaborasi DPRD dan Media dalam Pengawasan Pembangunan di Lumajang
Gubernur Bank Sentral Rusia Usulkan Hukuman Lebih Berat untuk Trader Kripto
Russian Central Bank Chief Wants Crypto Traders to Face ‘Harsher Punishments’ https://cryptonews.com/news/russian-central-bank-chief-wants-crypto-traders-to-face-harsher-punishments/

Keterangan Gambar : Gubernur Bank Sentra
Rusia's Central Bank Chief, Elvira Nabiullina, tidak hanya belum setuju menggunakan cryptocurrency sebagai alat pembayaran domestik, tapi juga menginginkan pelaku trading cryptocurrency di Rusia harus menghadapi hukuman yang lebih keras. Nabiullina yang sebelumnya berpidato bahwa dia tidak ingin cryptocurrency penetrasi ke dalam sirkulasi monetary domestik, mengatakan bahwa Rusia "tidak dapat membiarkan cryptocurrency mengganggu sirkulasi monetary domestik".
Nabiullina juga mengatakan bahwa pelaku trading cryptocurrency di Rusia harus diberikan hukuman yang lebih keras, karena dia khawatir bahwa retail investor tidak memahami resiko yang terkait dengan cryptocurrency. Dia juga mengatakan bahwa pemerintah Rusia harus melindungi retail investor dari investasi dalam cryptocurrency.
Namun,Nabiullina secara terbuka menerima bahwa Rusia telah membuat beberapa kon sesame dengan industri cryptocurrency. Dia telah memberikan persetujuan kepada proposal untuk memperbolehkan investor yang terampil dan memiliki pendapatan lebih dari 50 juta rubel per tahun untuk berinvestasi dalam cryptocurrency. Dia juga mengatakan bahwa beberapa perusahaan sedang bekerja dalam sandbox, menggunakan cryptocurrency sebagai alat untuk melakukan transaksi melawan sanksi dengan pihak luar negeri.