- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Gubernur Bank Sentral Rusia Usulkan Hukuman Lebih Berat untuk Trader Kripto
Russian Central Bank Chief Wants Crypto Traders to Face ‘Harsher Punishments’ https://cryptonews.com/news/russian-central-bank-chief-wants-crypto-traders-to-face-harsher-punishments/

Keterangan Gambar : Gubernur Bank Sentra
Rusia's Central Bank Chief, Elvira Nabiullina, tidak hanya belum setuju menggunakan cryptocurrency sebagai alat pembayaran domestik, tapi juga menginginkan pelaku trading cryptocurrency di Rusia harus menghadapi hukuman yang lebih keras. Nabiullina yang sebelumnya berpidato bahwa dia tidak ingin cryptocurrency penetrasi ke dalam sirkulasi monetary domestik, mengatakan bahwa Rusia "tidak dapat membiarkan cryptocurrency mengganggu sirkulasi monetary domestik".
Nabiullina juga mengatakan bahwa pelaku trading cryptocurrency di Rusia harus diberikan hukuman yang lebih keras, karena dia khawatir bahwa retail investor tidak memahami resiko yang terkait dengan cryptocurrency. Dia juga mengatakan bahwa pemerintah Rusia harus melindungi retail investor dari investasi dalam cryptocurrency.
Namun,Nabiullina secara terbuka menerima bahwa Rusia telah membuat beberapa kon sesame dengan industri cryptocurrency. Dia telah memberikan persetujuan kepada proposal untuk memperbolehkan investor yang terampil dan memiliki pendapatan lebih dari 50 juta rubel per tahun untuk berinvestasi dalam cryptocurrency. Dia juga mengatakan bahwa beberapa perusahaan sedang bekerja dalam sandbox, menggunakan cryptocurrency sebagai alat untuk melakukan transaksi melawan sanksi dengan pihak luar negeri.






