- Penangkapan Lima Tersangka Kasus Ganja oleh Satresnarkoba di Lumajang
- Proyek Pembangunan Pasar Agropolitan di Gerbang Wisata Senduro Lumajang Hampir Rampung
- Pelantikan Resmi Indah-Yudha, Janji Mewujudkan Pemerintahan Lumajang Tanpa Korupsi
- Pengaktifan Kembali KUD di Lumajang untuk Memperkuat Perekonomian Desa
- Persiapan Mencetak Generasi Emas oleh Lembaga Parenting di Lumajang
- Aliansi BEM se-Lumajang Protes Program Efisiensi yang Dinilai Tidak Memenuhi Kebutuhan Dasar di DPRD
- Begal Mengintai di Klakah Lumajang Saat Hujan Turun
- Cek Kesehatan Gratis Dimulai di Lumajang, Simak Keuntungannya
- Dukungan Terhadap Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang dari Komisi A DPRD
- Wisuda Akbar Seribu Santri Madin Digelar di Pendopo Arya Wiraraja oleh FKDT Lumajang
Lomba Tradisional Tarik Tambang Diharapkan Jadi Ikon Daya Tarik Wisata di Lumajang
Even perlombaan tarik tambang tradisional di Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diharapkan dapat menjadi ikon daya tarik wisata bagi masyarakat luar.

Image: Lomba Tradisional Ta...
Even perlombaan tarik tambang tradisional di Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur diharapkan dapat menjadi ikon daya tarik wisata bagi masyarakat luar.
Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang, Nurman Riyadi saat memberikan arahan dalam kegiatan Lomba Tarik Tambang Tradisional, Rabu (13/7/2022) malam.
Nurman juga menjelaskan, bahwa olahraga tradisional tersebut, merupakan olahraga rekreasi yang bertujuan untuk melestarikan tradisi masyarakat.
"Jadi olahraga rekreasi atau olahraga masyarat semuanya adalah perlombaan, dan notabenenya dilaksanakan dengan senang dan bahagia," jelasnya.
Dirinya berharap, masing-masing desa nantinya juga mempunyai ikon olahraga tradisional yang mampu menjadi daya tarik wisata.
"Saya berharap masing-masing daerah mempunyai ikon, maka dari itu KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia, red) harus bisa sepandai-pandainya mengemas ini, menjadikan even yang besar, yang menjadikan ikon suatu daerah tertentu sehingga bisa menarik masyarakat luar, akhirnya menjadi daya tarik wisata," harapnya. (Kominfo-lmj/Ard)
Sumber : https://portalberita.lumajangkab.go.id/main/baca/aXGLgJJw
Baca Artikel Lainnya :
- Perkuat Ekonomi Desa, KUD di Lumajang Mulai Direvitalisasi
- Pendapatan Pajak Reklame Lumajang Terus Naik, Pemkab Optimalkan Kepatuhan Wajib Pajak
- Momentum HPSN 2025 di Lumajang: Aksi Nyata Menuju Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
- Dari Lumajang untuk Indonesia, Segoro Topeng Kaliwungu Masuk Karisma Event Nusantara 2025
- Dilantik Presiden, Bunda Indah: Pak Presiden Tekankan Pemerintahan Bersih Tanpa Korupsi
- Wisuda Akbar Seribu Santri Madin Digelar di Pendopo Arya Wiraraja oleh FKDT Lumajang
- Proyek Pembangunan Pasar Agropolitan di Gerbang Wisata Senduro Lumajang Hampir Rampung
- Dukungan Terhadap Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang dari Komisi A DPRD
- Jelajah Wisata Lumajang Bersama Komunitas Touring Motor
- Aliansi BEM se-Lumajang Protes Program Efisiensi yang Dinilai Tidak Memenuhi Kebutuhan Dasar di DPRD
- Apa yg dimaksud dg seorang Zindiq ?
- Tulis lgi list sama tanggalnya
- Halo
- Makasih
- Mohon penjelasannya ; semir rambut yg dibolehkan dan yg tidak...yg tidak boleh apa alasannya ?