- Penangkapan Lima Tersangka Kasus Ganja oleh Satresnarkoba di Lumajang
- Proyek Pembangunan Pasar Agropolitan di Gerbang Wisata Senduro Lumajang Hampir Rampung
- Pelantikan Resmi Indah-Yudha, Janji Mewujudkan Pemerintahan Lumajang Tanpa Korupsi
- Pengaktifan Kembali KUD di Lumajang untuk Memperkuat Perekonomian Desa
- Persiapan Mencetak Generasi Emas oleh Lembaga Parenting di Lumajang
- Aliansi BEM se-Lumajang Protes Program Efisiensi yang Dinilai Tidak Memenuhi Kebutuhan Dasar di DPRD
- Begal Mengintai di Klakah Lumajang Saat Hujan Turun
- Cek Kesehatan Gratis Dimulai di Lumajang, Simak Keuntungannya
- Dukungan Terhadap Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang dari Komisi A DPRD
- Wisuda Akbar Seribu Santri Madin Digelar di Pendopo Arya Wiraraja oleh FKDT Lumajang
Penemuan Mayat di Sungai Bondoyudo Lumajang, Diperkirakan Sudah Seminggu

Keterangan Gambar : Penemuan Mayat di Su
Lumajang- Mayat pria tanpa identitas ditemukan di aliran Sungai Bondoyudo Dam Umbul, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung pada Selasa, (31/1/2023). Kini Polres Lumajang berusaha untuk mengungkap beberapa ciri-ciri mayat tersebut dan dapat diketahui bahwa korban diperkirakan meninggal sudah satu minggu.
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hari Siswanto mengatakan bahwa orban ditemukan menggunakan kaos warna kuning kombinasi abu-abu, menggunakan celana panjang jeans warna biru dan menggunakan gasper atau ikat pinggang dari kulit warna hitam.
"Korban diperkirakan berusia 45 tahun, tinggi 165 cm dan ciri-ciri rambut lurus," ungkap Hari Rabu, (1/2/2023).
Dari hasil olah TKP, posisi mayat alam kondisi terlentang hanyut di pusaran air menggunakan pakaian kaos warna kuning kombinasi abu-abu dan celana panjang jeans warna biru. Gaspes atau ikat pinggang terbuat dari kulit warna hitam.
Pihaknya mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Imam penjaga pintu Dam Umbul.
"Awalnya warga sedang melakukan pengecekan pintu air di dam umbul, kemudian melihat mayat laki-laki mengapung dengan kondisi tengkurap," tutupnya (Ind/red).
Artikel ini merupakan hasil ringkasan otomatis yang dihasilkan menggunakan teknologi AI. Kami tidak dapat menjamin keakuratan atau kelengkapan informasi yang disajikan. Kami menyarankan pembaca untuk memverifikasi konten ini dengan sumber yang lebih terpercaya. Kami juga tidak bermaksud jika ada kesamaan nama, tokoh atau instansi yang disebutkan dalam artikel ini. Artikel ini disediakan sebagai sarana belajar dengan tujuan untuk membantu pembaca dalam menganalisis informasi yang solutif.
Baca Artikel Lainnya :
- Ketersediaan Gas LPG 3Kg di Lumajang Diterapkan dengan Kebijakan Terbaru
- Aliansi BEM se-Lumajang Protes Program Efisiensi yang Dinilai Tidak Memenuhi Kebutuhan Dasar di DPRD
- Wisuda Akbar Seribu Santri Madin Digelar di Pendopo Arya Wiraraja oleh FKDT Lumajang
- Keberhasilan Pelaksanaan PKM Internasional di Malaysia
- Jelajah Wisata Lumajang Bersama Komunitas Touring Motor