- Penangkapan Lima Tersangka Kasus Ganja oleh Satresnarkoba di Lumajang
- Proyek Pembangunan Pasar Agropolitan di Gerbang Wisata Senduro Lumajang Hampir Rampung
- Pelantikan Resmi Indah-Yudha, Janji Mewujudkan Pemerintahan Lumajang Tanpa Korupsi
- Pengaktifan Kembali KUD di Lumajang untuk Memperkuat Perekonomian Desa
- Persiapan Mencetak Generasi Emas oleh Lembaga Parenting di Lumajang
- Aliansi BEM se-Lumajang Protes Program Efisiensi yang Dinilai Tidak Memenuhi Kebutuhan Dasar di DPRD
- Begal Mengintai di Klakah Lumajang Saat Hujan Turun
- Cek Kesehatan Gratis Dimulai di Lumajang, Simak Keuntungannya
- Dukungan Terhadap Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang dari Komisi A DPRD
- Wisuda Akbar Seribu Santri Madin Digelar di Pendopo Arya Wiraraja oleh FKDT Lumajang
Seorang Pelajar Tersambar Petir di Pantai Mbah Drajid Yosowilangun Lumajang

Keterangan Gambar : Seorang Pelajar Ters
Lumajang - Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar bernama Gita (14) warga Dusun Tunjungrejo Kidul RT 04 RW 03 Desa Tunjungrejo, Kecamatan Yosowilangun. Pelajar yang sedang berwisata di pantai Mbah Drajid Kecamatan Yosowilangun harus meregang nyawa lantaran kesambar petir.
Menurut informasi dari BPBD Lumajang bahwa kejadian ini bermula ketika Gita bersama temannya bernama Sinta, warga satu desa pergi ke Pantai Mbah Drajid, Desa Wotgalih sekitar jam 15.00 WIB. Sesampainya di pantai, mereka memilih tidak mandi, melainkan hanya bermain pasir di barat menara pantai. Jarak lokasi bermain dengan menara sejauh 150 meter.
Sekitar jam 16.00 WIB cuaca di sekitar pantai mulai mendung hitam. Meski demikian pesisir pantai belum turun hujan, namun tiba-tiba terdengar suara petir nyaring di sekitar pantai.
“Sekitar jam 16.15 WIB, pengunjung pantai melaporkan bahwa ada orang tersambar petir di barat pos pantau. Personel TRC BPBD, SAR lokal dan panitia wisata langsung menuju ke lokasi,” jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Lumajang Patria Dwi Hastiadi Senin, (1/5/2023).
Tiba di lokasi, petugas langsung mengevakuasi korban ke posko utama. Selanjutnya dibawa menuju Puskesmas Yosowilangun menggunakan ambulan komunitas Yosowilangun Bersatu.
Jam 16.35 WIB korban dan ambulans tiba di Puskesmas Yosowilangun untuk dilakukan pertolongan. Namun, UGD Puskesmas Yosowilangun menyatakan korban sudah meninggal dunia.
Memang, belakangan ini cuaca di Lumajang tidak menentu. Setelah terik panas, tiba-tiba langsung mendung dan hujan deras. Oleh karena itu, Patria mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas.
Khusus di pesisir pantai, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak mandi di pantai. Sebab, ombak pantai selatan cukup tinggi. “Kami imbau untuk wisatawan pantai tidak mandi di laut. Tidak hanya Pantai Mbah Drajid, tapi semua pantai di Lumajang,” tutupnya (Ind/red).
Artikel ini merupakan hasil ringkasan otomatis yang dihasilkan menggunakan teknologi AI. Kami tidak dapat menjamin keakuratan atau kelengkapan informasi yang disajikan. Kami menyarankan pembaca untuk memverifikasi konten ini dengan sumber yang lebih terpercaya. Kami juga tidak bermaksud jika ada kesamaan nama, tokoh atau instansi yang disebutkan dalam artikel ini. Artikel ini disediakan sebagai sarana belajar dengan tujuan untuk membantu pembaca dalam menganalisis informasi yang solutif.
Baca Artikel Lainnya :
- Jelajah Wisata Lumajang Bersama Komunitas Touring Motor
- Pengaktifan Kembali KUD di Lumajang untuk Memperkuat Perekonomian Desa
- Penguatan Jaringan KKN di Malaysia oleh STKIP PGRI Lumajang
- Evaluasi Dilakukan Terhadap 718 Tenaga Pengajar Honorer di Lumajang
- Cek Kesehatan Gratis Dimulai di Lumajang, Simak Keuntungannya