- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
18 Perusahaan Anime-Manga Kecam Penggunaan AI Generatif pada Program Sora2
18 Anime, Manga Companies Publish Joint Statement Criticizing Use of Generative AI With Sora2 Program https://www.animenewsnetwork.com/news/2025-10-31/18-anime-manga-companies-publish-joint-statement-criticizing-use-of-generative-ai-with-sora2-program/.23

Keterangan Gambar : 18 Perusahaan Anime-
Delapan belas perusahaan Jepang bersama dengan Content Overseas Distribution Association (CODA) mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Jumat untuk mengkritik penggunaan sistem pembuatan video dan audio berbasis AI milik OpenAI, Sora2. Mereka menilai Sora2 menghasilkan konten yang menyerupai karya dan gambar yang secara asli diciptakan oleh perusahaan-perusahaan anggota.
Menurut pernyataan itu, Sora2 menggunakan karya berhak cipta untuk pelatihan mesin, sehingga keluaran yang dihasilkan sangat mirip dengan konten milik perusahaan-perusahaan tersebut. Sistem Sora2 dinilai menggunakan pola opt-out, bukan opt-in: secara teori setiap karya bisa dipakai dalam program itu sampai perusahaan-perusahaan meminta karya mereka dihapus. Hal ini dilihat sebagai dasar pelanggaran hak cipta, karena hukum hak cipta Jepang melindungi karya yang dibuat dan mengharuskan izin penggunaannya.
CODA meminta Sora2 tidak menggunakan konten milik perusahaan anggotanya untuk pelatihan mesin tanpa izin, serta agar OpenAI merespons klaim mereka terkait pelanggaran hak cipta demi melindungi karya para pembuat dan memastikan perkembangan teknologi AI yang sehat. Mereka juga meminta perubahan ke sistem opt-in untuk memasukkan konten ke Sora2, transparansi data pelatihan mesin, dan kompensasi yang layak bagi pemegang hak yang memberikan izin penggunaan karya mereka.
Pernyataan itu menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan mendukung kemajuan teknologi AI, namun tidak akan mentolerir pelanggaran hak cipta dan akan mengambil tindakan hukum jika diperlukan.
Perusahaan yang terlibat antara lain: Akita Shoten, Ichijinsha, Ohzora Publishing Co., Kadokawa, Coamix, Kodansha, Shogakukan, Shonengahosha, Shinchosha, Square Enix, Takeshobo, TO Books, Nihon Bungeisha, Hakusensha, Futabasha, Houbunsha, LEED Publishing, dan Nihon Mangaka Kyokai (Asosiasi Kartunis Jepang).
Sora2 diluncurkan OpenAI pada 30 September. Sumber: Kai-You via Hachima Kikō, Nihon Mangaka Kyokai, CODA, Kodansha. Pengungkapan: Kadokawa World Entertainment (KWE), anak perusahaan Kadokawa Corporation, adalah pemilik mayoritas Anime News Network, LLC. Beberapa perusahaan disebutkan dalam artikel ini merupakan bagian dari Grup Kadokawa.






