- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
70 Perusahaan Crypto Bersatu Melawan Monopoli AI Big Tech
Profile Over 70 crypto firms join forces to tackle big tech’s AI monopoly by Stephen Laddin /news/crypto-firms-join-forces-tackle-big-tech-ai-monopoly

Keterangan Gambar : 70 Perusahaan Crypto
Tahun ini, Thinkagents.ai merilis framework open-source untuk membangun agent AI yang bekerja secara otomatis di jaringan decentralized (Web3). Keberagaman ini bertujuan untuk menggeser kekuasaan Big Tech di bidang teknologi kecerdasan buatan.
Dalam framework ini, Thinkagents.ai menciptakan standar Think Agent Standard (TAS) yang memungkinkan jutaan agen AI onchain untuk bertransaksi dan berkomunikasi dengan mudah. Sepanjang 70 perusahaan, termasuk Arbitrum dan Yuga Labs, telah bergabung dengan Thinkagents.ai untuk membantu dalam pengembangan platform ini.
"Kami menemukan bahwa bentuk utama masalah bukan karena memiliki cukup pembangun, namun karena bersatu di sekitar menggunakan kasus yang sebenarnya," kata Mike Anderson, kontributor utama di THINK.
Anderson juga menyatakan bahwa platform ini dapat meningkatkan kemampuan pengguna untuk mengontrol informasi dan data mereka sendiri, memungkinkan mereka untuk mengijinkan siapa saja yang melibatkan informasi mereka, bukan hanya sebuah perusahaan ataupun organisasi.
Pada pengembangan platform,Anderson dan timnya menggunakan contoh kasus bermain game Street Fighter 3 sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan berbagai infrastruktur company dan memvalidasi gagasan tentang standardisasi API.
"Imajinilah jika kami memiliki foresight pada tahun 2003 untuk melihat media sosial sebagai cara untuk mengatur hidup kita," kata Anderson. "Sebaliknya, memiliki akun di MySpace, Facebook, dan Twitter, namun memiliki standar di mana akun kita mengikuti kita—di mana semua data dan segala sesuatu yang kita posting di masa lampau adalah milik kita."
Dengan adanya Think Agent Standard, pengguna dapat memiliki kemampuan untuk meningkatkan inteligensia tidak dengan membeli GPU yang Mahal, melainkan dengan membangun AI yang fleksibel dan modular.
"Ejeksi jika kita memiliki flesible dan modular AI yang memungkinkan pengguna untuk mengembangkan AI yang sesuai dengan kebutuhan mereka," kata Anderson.
Dalam upaya menggeser kekuasaan Big Tech, Thinkagents.ai menetapkan standar untuk AI yang dapat bekerja secara otomatis dan memungkinkan pengguna untuk memiliki kemampuan untuk mengontrol informasi dan data mereka sendiri.






