- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Hugging Face Selesaikan Gugatan dengan FriendliAI atas Pelanggaran Paten
Hugging Face settles suit with AI startup FriendliAI, which had accused it of patent infringement https://techcrunch.com/2025/01/10/hugging-face-settles-suit-with-ai-startup-friendliai-which-had-accused-it-of-patent-infringement/

Keterangan Gambar : Hugging Face Selesai
Hugging Face Setel Sengketa Dengan Startup AI Korea
Hugging Face, platform pengembang teknologi AI, telah menyelesaikan sengketa dengan startup AI Korea, FriendliAI. FriendliAI telah mengklaim bahwa Hugging Face telah melanggar hak ciptanya, yaitu paten yang diterbitkan pada "batching dengan jadwal tingkat iterasi".
Menurut surat yang diterbitkan pada hari Jumat di pengadilan Distrik Utara Delaware, Amerika Serikat, FriendliAI telah mencapai "perjanjian rahasia" dengan Hugging Face pada tanggal 8 Januari dan telah setuju untuk menarik kembali sengketa-nya "tanpa biaya dan pengeluaran apa pun".
"FriendliAI dan Hugging Face berjanji untuk menarik kembali sengketa... tanpa biaya dan pengeluaran apa pun. Pengadilan akan mempertahankan pengadilan atas perjanjian penyelesaian antara pihak-pihak ini," baca surat tersebut.
Hugging Face belum menjawab permintaan komentar pada saat ini.
Dalam sengketa tersebut, FriendliAI telah mengklaim bahwa Hugging Face telah melanggar hak ciptanya dengan menggunakan teknologi "batching" yang dikembangkan oleh FriendliAI. Teknologi ini memungkinkan sistem AI untuk memproses permintaan multiple secara bersamaan.
FriendliAI juga mengklaim bahwa teknologi "server" komponen Hugging Face Text Generation Inference digunakan untuk memproses permintaan masuk secara menggunakan metode yang dikembangkan oleh FriendliAI. FriendliAI telah meminta ganti rugi, biaya tambahan untuk "keberatan", penghentian lebih lanjut dari pelanggaran atau penghargaan biaya lisensi, serta biaya pengacara dan biaya.
Hugging Face, yang telah mengumpulkan dana sebesar $235 juta dari investor, termasuk Google, Amazon, Nvidia, Intel, dan Salesforce, adalah salah satu repositori terbesar teknologi AI di dunia. Selain menyimpan model dan alat, perusahaan ini juga mengembangkan sendiri dan menawarkan layanan konsultasi untuk membantu perusahaan besar menyesuaikan, menyesuaikan, dan meng deploy AI.
Sengketa ini merupakan contoh dari perdebatan yang terjadi di industri AI, di mana perusahaan-perusahaan besar seringkali menghadapi sengketa hak cipta dan pelanggaran.






