- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Kegilaan AI: Figur Aksi dan Hewan Peliharaan Menjadi Manusia
AI craze mania with AI action figures and turning pets into people https://dailyai.com/2025/04/ai-craze-mania-with-ai-action-figures-and-turning-pets-into-people/

Keterangan Gambar : Kegilaan AI: Figur A
Trend AI Membuat Figur Aksi dan Membuat Hewan Menjadi Manusia Memuka di Media Sosial
Tahun 2025 kini tengah digigit oleh dua trend yang unik dan menggelitik di media sosial. Pertama, orang-orang memanfaatkan teknologi AI untuk membuat figur aksi diri sendiri, serta membuat hewan peliharaan menjadi manusia.
Dengan menggunakan prompt ChatGPT, orang-orang dapat mengubah foto diri mereka menjadi figur aksi yang dapat ditempatkan dalam kemasan plastik blister dengan backing karton berwarna. Beberapa bahkan membuat backstory fictional untuk figur aksi mereka, serta daftar "kemampuan khusus" yang tertera pada kemasan.
Tren ini tidak hanya berhenti di situ, beberapa orang bahkan menggunakan AI untuk membuat aksi figur mereka terlihat hidup dengan animasi. Hasilnya memicu ketertarikan pada social media, dengan banyak pengguna Instagram dan Twitter mengunggah hasilnya.
Tren yang lebih aneh adalah pengubahan hewan menjadi manusia. Prompt yang populer berbunyi: "Transformasi hewan menjadi karakter manusia, menghilangkan semua fitur-binatang (seperti bulu, telinga, kumis, wajah, ekor, dll.) sambil mempertahankan sifat dan ciri-ciri yang terlihat. Fokus pada menangkap ekspresi, postur, nada emosi, dan identitas visual."
Hasil yang dihasilkan dapat menggelitik, dengan beberapa hewan terlihat seperti manusia yang memiliki sifat dan bulu hewan. Namun, banyak pengguna internet juga merasa bahwa hasilnya memicu rasa ketakutan dan kejijikan.
Tren AI ini telah menyaingi media sosial dan hanya waktu yang akan menunjukkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun, satu hal yang jelas adalah bahwa AI telah memungkinkan manusia untuk menciptakan gambaran yang tak biasa dan aneh, sehingga memicu ketertarikan pada social media.






