- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Operasi Penyakit Masyarakat Solusi untuk Ciptakan Lingkungan Aman dan Berkualitas
Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang telah melakukan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di beberapa lokasi yang dikenal sebagai tempat tindak asusila. Operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, terutama Bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Image: Operasi Penyakit Mas...
Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang telah melakukan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di beberapa lokasi yang dikenal sebagai tempat tindak asusila. Operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, terutama Bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam hasil operasi tersebut, sebanyak 29 orang, yang terdiri dari 14 pasangan, berhasil diamankan. Namun, pendekatan yang diambil tidak semata-mata penegakan hukum, melainkan juga pemberian pembinaan dan reunifikasi keluarga bagi yang memerlukan.
Saat dimintai keterangan di sela kegiatannya, Selasa (9/4/2024), Kepala Bidang Penegakan Daerah (Gakda) Satpol PP Lumajang Enny Roseita Hadi menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, sebagian besar pasangan yang terjaring operasi adalah mereka yang memiliki hubungan kekasih atau suka sama suka. Meskipun demikian, tidak ditemukan adanya transaksi atau praktik perdagangan manusia.
Lebih lanjut, dari 29 orang yang diamankan, 17 orang berhasil dipulangkan kepada keluarga mereka, sementara 2 orang dibina oleh perangkat desa setempat. Sedangkan 10 orang lainnya diberikan penanganan dan pembinaan lanjutan oleh Dinas Sosial PPPA Kabupaten Lumajang.
Operasi Pekat tersebut tidak hanya bertujuan untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai bentuk preventif untuk menjaga ketertiban sosial dan moralitas masyarakat. Dengan demikian, diharapkan lingkungan sekitar dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman, terutama dalam menjalankan ibadah selama Bulan Ramadan.
Langkah-langkah yang diambil oleh Satpol PP Lumajang tidak hanya menunjukkan komitmen untuk menangani masalah sosial dengan tegas, tetapi juga memberikan solusi yang berkelanjutan dengan memberikan pembinaan dan dukungan kepada yang membutuhkan.
“Semoga dengan adanya operasi semacam ini, masyarakat dapat terhindar dari dampak negatif yang disebabkan oleh tindakan asusila dan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenteram,” harapnya. (Kominfo-lmj/Fd)
Sumber : https://portalberita.lumajangkab.go.id/main/baca/aXGNfpBp
Baca Artikel Lainnya :
- Suapan Harapan dari Program MBG di Pasrujambe Lumajang
- Pasirian Jadi Model Posyandu Aktif, Capaian 100 Persen Strata Purnama
- Pundungsari Park Tambah Wahana Baru: Waterball dan Ayunan Siap Dinikmati
- Desa Tempeh Tengah Siap Hadapi Monev Desa Siaga Tingkat Kabupaten
- Lumajang Fokus Bangun Ekosistem Digital Aman dan Positif
- Operasi Gabungan Tes Urin di Tempat Hiburan Malam
- Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Pembangunan Berorientasi Manusia Ditekankan lewat Solusi Transportasi Inovatif
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Roti 88
- Halo
- Halo
- 082142634989
- https://forms.gle/BBPzpv5YgVeLHuds8






