- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Peluncuran Mesin AI Web3 di Hedera oleh Validation Cloud
News Validation Cloud deploys Web3 AI engine on Hedera by Sam Bourgi /news/validation-cloud-deploys-web3-ai-engine-hedera

Keterangan Gambar : Peluncuran Mesin AI
Lewat Platform Hedera, Validation Cloud Merilis Model Bahasa Besar dengan Fungsi Baru dalam DeFi
Validation Cloud, sebuah platform intelektual buatan manusia, baru saja merilis model bahasa besar bernama Mavrik-1 di jaringan Hedera. Model ini diyakini dapat memberikan akses yang lebih mudah bagi pengguna DeFi (Decentralized Finance) untuk mengakses data blockchain.
Mavrik-1, adalah engine AI yang dirancang untuk memungkinkan pengguna berinteraksi dengan protokol DeFi dan mengakses data blockchain melalui pertanyaan bahasa alami tanpa perlu memiliki kemampuan teknis atau pengetahuan khusus. Model ini menggunakan data on-chain yang hidup dan didasarkan pada aplikasi blockchain, termasuk DeFi, stablecoin, dan aplikasi lainnya.
Hedera DeFi metrics, seperti total value locked (TVL), volume perantaraan terdesentralisasi, dan aktivitas stablecoin, juga dapat diakses melalui model ini. Menurut Validation Cloud, akses dan interpreasi data blockchain masih menjadi salah satu batallah utama bagi pengguna dan institusi, karena alat-alat data blockchain sebelumnya seperti Dune, Flipside, dan Nansen agak sulit dipahami oleh pengguna yang tidak ahli dalam industri tersebut.
Tahun 2023, perusahaan blockchain telah berkembang AI chatbot untuk membantu developer dan pengguna, namun adopsi luas masih menghadapi tantangan, terutama bagi smart contract yang disebabkan oleh biaya gas yang tinggi dan tidak prediktable.
Dengan ai akan menjadi industri senilai $15 triliun pada 2030, lebih banyak aktivitasnya yang akan berpindah ke web3. AI dapat membantu pengguna memiliki kendali lebih besar atas sumber daya komputasi dan basis data, serta memperbaiki beberapa kekurangan dalam industri blockchain, sebagaimana ditulis oleh Ernst & Young dalam 2024.






