- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Warner Bros. Discovery Tolak Tawaran Pengambilalihan Sepihak Paramount
Warner Bros. Discovery Rejects Paramount's Hostile Takeover Bid https://www.animenewsnetwork.com/news/2025-12-17/warner-bros-discovery-rejects-paramount-hostile-takeover-bid/.232199

Keterangan Gambar : Warner Bros. Discove
Berita utama minggu itu adalah putusan Dewan Direksi Warner Bros. Discovery (WBD) yang menolak tawaran akuisisi bersifat hostile dari Paramount atas WBD. Dalam pernyataan yang dikutip The Hollywood Reporter, dewan menilai tawaran Paramount “tidak memadai” karena nilai yang rendah serta membawa risiko dan biaya signifikan bagi pemegang saham WBD.
Rincian tawaran menunjukkan Paramount menawarkan US$30 per saham WBD, sedikit lebih tinggi dari tawaran Netflix sebesar US$27,75 per saham. Secara nilai, tawaran Paramount diperkirakan sekitar US$108,4 miliar, dibandingkan sekitar US$82,7 miliar untuk tawaran Netflix (equity value sekitar US$72,0 miliar). Karena bersifat hostile dan tidak diminta, Paramount berharap bisa menarik perhatian pemegang saham WBD meskipun penolakan dari dewan WBD.
Paramount, yang juga dikenal sebagai Paramount Pictures, memiliki Paramount+ dan Pluto TV, serta jaringan TV seperti CBS, Nickelodeon, Comedy Central, MTV, dan Showtime. Sementara Netflix dan Warner Bros. Discovery menandatangani perjanjian definitif untuk akuisisi Warner Bros. dengan struktur pembayaran: tiap saham WBD akan diberikan US$23,25 secara tunai dan US$4,50 dalam bentuk saham Netflix. Perjanjian ini disetujui secara bulat oleh dewan Netflix dan dewan WBD, dan penutupannya tergantung persetujuan regulator, persetujuan pemegang saham, serta syarat penutupan lainnya.
Rencana besar WBD adalah memisahkan perusahaannya menjadi dua entitas perdagangan publik terpisah: Warner Bros. (meliputi studio film, TV, DC Studios, HBO/HBO Max, dan unit gaming) serta Discovery Global (memiliki CNN, TNT Sports, dan Discovery). Pemisahan ini diproyeksikan selesai pada pertengahan 2026 dan mengikuti akuisisi Netflix atas Warner Bros., yang secara resmi diumumkan pada 5 Desember, setelah negosiasi eksklusif. Perjanjian Netflix juga menyebut potensi biaya pembubaran sebesar sekitar US$5 miliar jika regulator menolak kesepakatan.
Latar belakangnya, WBD pada 9 Juni sebelumnya mengumumkan evaluasi alternatif strategis mulai dari penjualan seluruh perusahaan hingga pemisahan dua unit utama, dengan kemungkinan adanya minat tidak langsung dari beberapa pihak lain, termasuk upaya pembicaraan eksklusif Netflix.
Sumber: The Hollywood Reporter (Alex Weprin).






