- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Komori dan Masaya: Akhir Perjalanan Manga Existensial
Saji Komori, Kana Masaya's Existential Unplugged Manga Ends on December 22 https://www.animenewsnetwork.com/news/2024-12-10/saji-komori-kana-masaya-existential-unplugged-manga-ends-on-december-22/.218836

Keterangan Gambar : Komori dan Masaya: A
Manga "Existential Unplugged" Akan Berakhir di Chapter Selanjutnya
Manga "Existential Unplugged" (Jitsuzon Unplugged) karya Saji Komori dan Kana Masaya telah merilis chapter ke-17 pada hari Minggu. Dalam pengumuman tersebut, terungkap bahwa seri ini akan berakhir di chapter berikutnya yang dijadwalkan rilis pada 22 Desember.
Manga ini diterbitkan secara digital dalam bahasa Inggris melalui layanan MANGA Plus milik Shueisha. Cerita "Existential Unplugged" menggambarkan para filsuf yang, setelah bertahun-tahun merenung, muncul kembali di dunia kita dengan cara yang unik. Salah satu tokoh utama, Kierkegaard, menemukan cara yang tidak biasa untuk mengekspresikan filosofi-nya, yaitu melalui musik. Dengan sentuhan komedi, manga ini menggambarkan bagaimana Kierkegaard mengguncang kota Nakano dengan pemikirannya yang mendalam.
"Existential Unplugged" pertama kali diluncurkan di Shonen Jump+ pada 31 Maret. Saji Komori bertanggung jawab atas penulisan cerita, sementara Kana Masaya menggambar ilustrasinya. Junnosuke Itō terlibat dalam konsep cerita, dan Hiroyuki Yorozuya berperan sebagai pengawas. Volume pertama dari manga ini telah diterbitkan oleh Shueisha pada 2 Agustus.
Dengan pendekatan yang segar dan humoris terhadap filosofi, "Existential Unplugged" berhasil menarik perhatian pembaca. Kombinasi antara pemikiran mendalam dan elemen hiburan menjadikan manga ini unik di antara karya-karya lainnya.
Bagi para penggemar manga dan filsafat, chapter terakhir yang akan datang diharapkan dapat memberikan penutup yang memuaskan bagi perjalanan para filsuf yang telah menghibur dan mengajak kita berpikir lebih dalam tentang kehidupan. Mari kita nantikan bagaimana cerita ini akan berakhir dan apa yang akan terjadi pada para tokoh yang telah kita ikuti selama ini.






