- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Kraken Ungkap Cara Deteksi Hacker Korea Utara dalam Wawancara Kerja
News Kraken details how it spotted North Korean hacker in job interview by Martin Young /news/kraken-details-how-it-spotted-north-korean-hacker-in-job-interview

Keterangan Gambar : Kraken Ungkap Cara D
Kraken Ungkap Cobaan Hacker North Korea untuk Mengincar Perusahaan
Kraken, sebuah perusahaan tukar cryptocurrency berbasis AS, mengumumkan bahwa mereka berhasil mengesan usaha hacker North Korea untuk mengincar perusahaan dengan cara mengajukan diri sebagai kandidat lowongan pekerjaan. Menurut blog post Kraken pada tanggal 1 Mei, aplikansi awal ini seakan-akan dilakukan secara normal, tetapi belakangan diperoleh red flag yang menunjukkan bahwa aplikansi tersebut bukanlah berasal dari individu yang sah.
Kraken mengungkapkan bahwa kandidat tersebut mendaftar dengan nama yang berbeda dari nama yang digunakan untuk aplikasi awal, serta "langsung berganti suara" selama proses wawancara. Ketika itu, Kraken memutuskan untuk melanjutkan proses wawancara untuk mengumpulkan informasi tentang taktik yang digunakan oleh hacker.
Kraken juga mengungkapkan bahwa mereka telah menerima informasi dari mitra industri bahwa aktor North Korea telah aktif mengajukan diri sebagai kandidat lowongan pekerjaan di perusahaan crypto. Dengan informasi ini, tim keamanan Kraken berhasil mengungkap jaringan identitas palsu yang digunakan oleh hacker untuk mengajukan diri ke perusahaan lain.
Pada akhirnya, kandidat tersebut gagal dalam test verifikasi identitas yang dilakukan oleh CEO Keamanan Kraken, Nick Percoco, sehingga dapat dipastikan bahwa aplikasinya adalah scam. Percoco menyatakan bahwa core principle "Don't trust, verify" sangat relevan dalam era digital ini, dan bahwa serangan-sponsored oleh negara bukan hanya masalah crypto atau korporat AS, tetapi juga ancaman global.






