- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
MARA Rencanakan Jual Saham $2 Miliar untuk Perbesar Stok BTC dan Beli Server
Bitcoin Miner MARA Looks to Sell $2 Billion in Stocks to Grow BTC Stash, Buy More Servers https://cryptonews.com/news/bitcoin-miner-mara-looks-to-sell-2-billion-in-stocks-to-grow-btc-stash/

Keterangan Gambar : MARA Rencanakan Jual
Jakarta, Selasa - MARA Holdings, perusahaan pertambangan Bitcoin terbuka terbesar di pasar, menjunjung $2 miliar dalam penawaran saham untuk membeli lebih banyak Bitcoin. Dalam laporan terbaru ke Komisi Sekuritas Amerika Serikat (SEC) dan suatu prospectus, MARA mengumumkan rencana penawaran saham ATM (At-the-Market) yang akan memungkinkan penjualan hingga $2 miliar saham common stocknya.
Prospek penawaran tersebut menunjukkan bahwa MARA telah memutuskan untuk menggunakan dana yang didapat untuk tujuan corporat umum, termasuk akuisisi Bitcoin dan biaya operasional. Selain itu, perusahaan juga berencana membeli lebih banyak server pertambangan Bitcoin.
MARA sekarang memiliki 46.374 BTC ($3,8 miliar) dan berada di posisi ke-2 dalam pencatatan penambang Bitcoin, setelah Microstrategy. Perusahaan ini rencananya akan menggunakan dana yang didapat untuk memperluas portfolio Bitcoin serta membeli lebih banyak server pertambangan.
Penjualan saham ATM jenis ini dikenal juga sebagai follow-on offering of securities, yang dilakukan oleh perusahaan publik untuk mengumpulkan dana tambahan. Pada prospektus tersebut disebutkan bahwa penjualan saham akan dilakukan oleh sales agent, dengan biaya komisi hingga 3% dari hasil penjualan per saham.
Mengenai jumlah dan waktu penjualan dana, MARA berargumen bahwa hal tersebut tergantung pada beberapa faktor, seperti kemajuan teknologi, kemajuan penelitian dan pengembangan, serta kondisi pasar kompetitif. Manajemen perusahaan akan memiliki "kedaulatan luas dalam timing dan penerapan dana yang diterima".






