- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Lelang Barang Pendiri Silk Road Raup Lebih dari $1,8 Juta
News Auction of Silk Road Founder Ross Ulbricht’s items nets over $1.8M by Amin Haqshanas /news/ross-ulbricht-auction-nets-1-8m-in-bitcoin

Keterangan Gambar : Lelang Barang Pendir
Pendenah Pemilik Silk Road, Ross Ulbricht, Menghasilkan $1,8 Juta Dalam Auction Barang Pribadi
Ross Ulbricht, pendiri Silk Road, berhasil mengumpulkan lebih dari $1,8 juta dalam auction barang pribadi yang digelar melalui marketplace Bitcoin Scarce City. Dia menawarkan berbagai item, termasuk efek pribadi sebelum ditangkap pada tahun 2013 dan barang-barang yang dibuat selama menjalai hukuman.
Salah satu barang yang paling menarik adalah kartu ID penjara terakhir Ulbricht, yang berhasil dijual seharga 11 Bitcoin, sekitar $1,1 juta. Ulbricht juga menawarkan lukisan kolaboratif yang dibuat dengan seorang peserta lain, yang berhasil dijual seharga 1,01 Bitcoin.
Untuk dapat berpartisipasi dalam auction, para bidder harus menyetor 1% dari nilai bidaan sebagai collateral. Pembayaran terakhir harus diselesaikan pada tanggal 2 Juni, dengan Bitcoin sebagai metode pembayaran yang disarankan.
Selain dari auction, Ulbricht juga mungkin memiliki akses ke jutaan Bitcoin yang tidak digunakan dan yang belum diselesaikan pemerintah Amerika Serikat. Conor Grogan, direktur Coinbase, baru-baru ini menemukan 430 Bitcoin yang berada di wallet-wallet yang terkait dengan Ulbricht dan tidak pernah ditangkap oleh pemerintah AS.






