- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Meski Kelas Penilai Tak Berharga, Aku Sebenarnya yang Terkuat
Muse Asia Licenses "Even Given the Worthless 'Appraiser' Class, I'm Actually the Strongest" Anime https://www.animenewsnetwork.com/news/2024-12-11/muse-asia-licenses-even-given-the-worthless-appraiser-class-im-actually-the-strongest-anime/.218869

Keterangan Gambar : Meski Kelas Penilai
Anime "Even Given the Worthless 'Appraiser' Class, I'm Actually the Strongest" Diumumkan
Muse Asia mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka telah melisensikan anime televisi dari seri novel ringan karya Ibarakino yang berjudul "Even Given the Worthless 'Appraiser' Class, I'm Actually the Strongest" (Fugūshoku [Kanteishi] ga Jitsu wa Saikyō Datta - Naraku de Kitaeta Saikyō no [Shingan] de Musō Suru). Rincian distribusi akan diumumkan kemudian.
Anime ini dijadwalkan tayang perdana di Jepang pada 9 Januari di saluran Tokyo MX dan BS11, serta akan tersedia untuk streaming di layanan ABEMA di Jepang.
Kodansha USA Publishing juga telah melisensikan adaptasi manga yang digambar oleh Morohoshi Fuji. Cerita ini berlatar di dunia fantasi di mana "pekerjaan" diberikan oleh dewa sejak lahir. Di dunia ini, pahlawan lahir, bukan dibuat, dan Ein, yang memiliki pekerjaan "Appraiser", merasa sangat jauh dari status "pahlawan". Ia sering digunakan, disalahgunakan, dan akhirnya ditinggalkan oleh rekan-rekan petualangnya. Merasa putus asa, Ein berpikir bahwa hidupnya tidak ada artinya. Namun, keberuntungan berpihak padanya, dan akhir dari satu perjalanan mungkin justru menjadi awal dari yang baru. Ternyata, pekerjaan "tidak berharga" yang dimilikinya bisa menjadi kunci untuk menjadi pahlawan setelah semua.
Anime ini menampilkan sejumlah pengisi suara, antara lain:
- Kikunosuke Toya sebagai Ein
- Hikaru Tohno sebagai Yūri
- Sayumi Suzushiro sebagai Ursula
- Yū Serizawa sebagai Pina
- Minami Tsuda sebagai Kurohime
- Kana Ichinose sebagai Alice
- Aimi sebagai Akahane
Kenta Ōnishi, yang sebelumnya terlibat dalam "The Hidden Dungeon Only I Can Enter" dan "Marine Shukkō!!", akan mengarahkan anime ini di studio Okuru to Noboru. Tatsuya Sasaki, yang pernah menjadi asisten sutradara di "Spy Classroom" dan "Akiba Maid War", juga terlibat. Penulis skenario Touko Machida, yang dikenal dari "Battle Game in 5 Seconds" dan "The IDOLM@STER", akan menangani naskah seri ini. Desain karakter dikerjakan oleh Sayuri Sakimoto, sementara Daisuke Negishi bertanggung jawab sebagai direktur seni.
Produksi suara ditangani oleh Bit Grooove Promotion, dengan Nozomi Nakatani sebagai direktur suara. Musik untuk anime ini akan digubah oleh Satoshi Hōno dan Kaori Nakano. Grup idola/penyanyi suara 22/7 akan menyanyikan lagu tema penutup berjudul "Rock wa Shinanai" (Rock Tidak Akan Pernah Mati).
Sumber: Halaman Facebook Muse Asia.






