- Kampus Berkomitmen Berdampak melalui Kehadiran Tokoh Legislatif
- Perlengkapan canggih diserahkan untuk memperkuat keamanan daerah
- Akreditasi Baik Sekali diraih
- Gerakan lingkungan diperkuat, desa dan kelurahan berprestasi menerima insentif berseri
- Gagasan Strategis Unggul Raih Penghargaan Terbaik di Lembaga Pendidikan Perwira
- Arah Baru Pembangunan Daerah Diperkuat
- Tradisi menyemarakkan puncak perayaan ke-770
- Delapan TKP Berakhir, Tewas Saat Diamankan
- Peringatan 770 Tahun Diselenggarakan Sederhana, Arah Tumbuh Semakin Tangguh
- Ketangguhan Masyarakat Teruji di Tengah Erupsi Tanpa Korban Jiwa
Rusia Perlu Kembangkan Stablecoin Sendiri, Kata Pejabat Kementerian Keuangan
Russia Must Build Its Own Stablecoins, Finance Ministry Official Says https://cryptonews.com/news/russia-must-build-its-own-stablecoins-finance-ministry-official-says/

Keterangan Gambar : Rusia Perlu Kembangk
Rusia Harus Membangun Stablecoin Sendiri, Kata Pejabat Keuangan
Seorang pejabat keuangan Rusia, Osman Kabaloev, depati head Financial Policy Department, Finance Ministry, telah mengatakan bahwa Rusia harus mengembangkan stablecoin sendiri. Komentar ini datang setelah Tether, penerbit stablecoin USDT, mengunci akun digital berisi lebih dari 2,5 miliar rubel pada platform crypto Garantex Rusia, menyebabkan platform tersebut menghentikan operasional pada Maret.
Kabaloev mengatakan bahwa Rusia harus mempertimbangkan membuat alat internal yang mirip USDT, mungkin dengan dasar mata uang lain, setelah blokade USDT terhadap platform Garantex. Sebelumnya, Tether mengunci akun digital pada Garantex setelah pasal EU baru dikeluarkan dan Garantex terpaksa menghentikan operasional.
Stablecoin biasanya dipegang pada dolar AS atau mata uang fiat lain. Mereka sangat populer untuk mendukung kontrakrypto dan transfer antar-benua, dan juga stabilitas dan variasi rendah membuatnya lebih menarik. In Russia, USDT telah menjadi sangat populer antara perusahaan untuk transaksi internasional, karena akses ke sistem pembayaran global terbatasi akibat sanksi Barat.
Pemerintah Rusia sebelumnya telah memberikan izin eksperimental terhadap penggunaan kriptokurrency untuk transfer antar-benua, namun penggunaan domestik kriptokurrency tetap dibatasi. Berdasarkan permintaan yang cres mengenai kebergantungan pada aset digital yang diatur oleh perusahaan asing, Rusia harus mengembangkan stablecoin sendiri untuk memastikan independensi.






